Jakarta – Sekretaris KOKAM Jakarta Pusat, Iqbal, menyerukan pentingnya seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menekankan bahwa derasnya arus informasi di era digital sering kali diwarnai kabar bohong maupun ajakan provokatif, sehingga masyarakat dituntut lebih kritis dalam menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum terbukti kebenarannya.
Iqbal juga mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat adalah hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, hak tersebut harus dijalankan dengan tetap menghormati aturan hukum, etika, serta ketertiban umum. Menurutnya, penyampaian aspirasi yang dilakukan secara santun akan memberi manfaat positif, menjadi wadah penyelesaian masalah, serta memperkuat demokrasi. Sebaliknya, bila disampaikan dengan cara yang keliru justru dapat menimbulkan keresahan, memecah belah persatuan, dan mengganggu stabilitas nasional.
“Mari kita jaga keutuhan bangsa, saling menghargai, dan membangun kebersamaan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, dan harmonis,” ungkap Iqbal.
Ajakan tersebut senada dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Apel Akbar Kokam Pemuda Muhammadiyah di Stadion Tridadi, Sleman, Yogyakarta, yang dihadiri lebih dari 23 ribu peserta. Dalam kesempatan itu, Kapolri mengajak Kokam berperan aktif mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui misi Asta Cita. Salah satu program utama adalah peningkatan produksi jagung untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.
Selain itu, Polri menegaskan pentingnya peran Kokam dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dengan sinergi tersebut, diharapkan tercapai kemandirian pangan yang kokoh serta terciptanya situasi sosial yang kondusif.
Kerja sama yang erat antara Kokam dan Polri diharapkan semakin menguat, baik dalam bidang keamanan maupun kegiatan sosial, guna menciptakan rasa aman, tertib, dan kebersamaan di seluruh wilayah Indonesia.