DPRD Maluku Serukan Kedamaian Pascabentrokan di Fidatan

oleh -70 Dilihat

MALUKU – Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Maluku, Yunus Serang, mengajak seluruh masyarakat Kota Tual untuk bersama-sama menjaga suasana tetap kondusif selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Imbauan tersebut disampaikan setelah kembali pecahnya bentrokan antarkelompok warga di Desa Fidatan, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, pada Selasa (26/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIT.

Aksi saling serang antarawarga Fidatan Kampung Lama dan Kampung Baru itu menyebabkan sejumlah korban, termasuk Kapolres Tual.

“Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah untuk berbenah diri dan memperdalam hubungan dengan Tuhan serta sesama manusia. Semoga kita semua dapat memahami makna sebenarnya dari bulan yang suci ini,” ungkap Yunus dalam keterangan resmi, Rabu (25/2/2026).

Sebagai legislator dari daerah pemilihan Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, dan Kabupaten Kepulauan Aru, Yunus menilai momentum Ramadan seharusnya menjadi ruang refleksi dan penguatan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, bulan suci Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan, memperkuat nilai toleransi, serta meningkatkan kepedulian antarsesama.

Dia mengingatkan seluruh warga agar saling menghargai perbedaan, menjaga tutur kata dan perilaku, serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

Selain itu, Yunus menekankan menjaga stabilitas keamanan bukan semata menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat.

Dia mendorong peran aktif Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga pengurus RT dan RW untuk memperkuat pengawasan dan membangun kerja sama yang sinergis dalam mencegah potensi konflik.

“Kita perlu melakukan pengawasan dan kerja sama yang sinergis untuk mencegah aktivitas yang dapat meresahkan dan menjadi pemicu konflik antarwarga maupun gesekan yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Yunus menambahkan, dengan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, suasana Ramadan di Kota Tual diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan penuh keberkahan.

Selanjutnya dia juga mengingatkan bahwa stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan daerah. Saat ini, Kota Tual tengah dilirik sejumlah investor di bidang kelautan dan perikanan.

Kota Tual juga menjadi tuan rumah lima Kampung Nelayan Merah Putih, program strategis nasional yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Ohoi Lebetawi, Kecamatan Dullah Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.