Ketua ICMI : Urusan Pemilu 5 Tahun Sekali, Jangan Pecah Belah Karena Beda Pilihan

oleh -272 Dilihat

Jakarta – Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI Jimly Asshiddiqie mengatakan naik turunnya tensi politik saat ini  tidak bakal menimbulkan perpecahan di Pilpres 17 2019 mendatang. Lantaran aparat Kepolisian telah melakukan berbagai terobosan guna mengantisapasi hal-hal yang tidak dinginkan saat pesta demokrasi lima tahunan itu.

“Kedewasaan kita berdemokrasi membuat kita dewasa dalam beradapan.

Baik peserta pemilu penyelenggara pemilu dan masyarakat, kita optimis 17 April tidak ada perpecahan dan keributan yang tidak dapat dikendalikan oleh aparat,” kata Jimly, kepada wartawan, Jumat (15/2/2019).

Jimly juga mengimbau tidak menggunakan isu hoaks dalam berkampanye mengingat saat ini maraknya penggunaan hoaks demi memuluskan hasrat politik. Kemudian, lanjut mantan Ketua Mahkama Konstitusi ini jangan pula mengunakan  isu agama secara berlebihan seperti kafir mengkafirkan bahkan menggunakan isu PKI. Lantaran hal tersebut tidak beradab.

“Urusan pemilu urusan 5 tahun sekali jangan dipecah belah hanya karena berbeda pilihan politik saja,” tuturnya.

Jimly menyarankan para relawan tidak menggunakan kampanye negatif maupun kampanye hitam seperti melegalkan hoaks. Mengingat hal tersebut bakal berdampak pada penegakkan hukum. Bahkan, bila ditindak maka aparat penegak hukum bakal dipandang tak netral, padahal yang bersalah adalah pihak yang menyebarkan hoaks dan SARA.

“Saya mengimbau agar ini diredakan oleh pimpinan nya. Relawan juga menghentikan cukup mengkampanyekan calon yang kita pilih saja,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.