Tim PKM UNNES Manfaatkan Filtrasi Membran untuk Produksi Sari Buah Kesemek, Gandeng Para Warga Korban PHK

oleh -115 Dilihat

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Skema Pengabdian Masyarakat dari Universitas Negeri Semarang melaksanakan program pengabdian di Dusun Wiyono, Desa Grabag, Kabupaten Magelang. Program yang dilaksanakan adalah pemberdayaan masyarakat terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan menghadirkan inovasi produksi sari buah kesemek dengan teknologi ultrafiltrasi membran.

Kegiatan ini dilaksnakan selama 3 bulan dari Juni hingga Agustus 2022. Sasaran Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini adalah masyarakat di Dusun Wiyono yang berprofesi sebagai buruh pabrik, karoseri atau pegawai rumah makan namun terdampak oleh PHK. Program ini bertujuan supaya para warga terdampak PHK dapat kembali mendapatkan penghasilan sampingan dengan memanfaatkan potensi dari pengolahan buah kesemek.

Selain itu, program ini diharapkan dapat menciptakan solusi alternatif bagi masyarakat terdampak Pemutusan PHK di Desa Grabag. Kesemek berpotensi memiliki nilai jual dan guna lebih tinggi dengan pengolahan menjadi sari buah dan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat terdampak PHK, juga membantu pemerintah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam Desa Grabag dengan membantu dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pengolahan sari buah kesemek yang layak jual.

Tim PKM-PM Universitas Negeri Semarang yang beranggotakan 5 orang yaitu Desy Hikmatul Siami sebagai ketua, Awalukin Arianto, Nisrina Hasna’ Nabil, Indra Sakti Pangestu serta Pratama Senapati Bagus Handoko berasal dari prodi Teknik kimia dan ilmu gizi dengan dosen pendamping Prof. Wara Dyah Pita Rengga, S.T., M.T. Dalam pelaksanaannya, masyarakat mitra menjalani pendampingan produksi, pelatihan pengemasan, dan perluasan pemasaran produk sari buah kesemek, hingga pengajuan izin PIRT agar layak edar dan layak jual. Indikator keberhasilan program ini adalah adanya bukti perubahan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Grabag. Adanya pengurangan jumlah masyarakat terdampak PHK setelah diberikan pembinaan, dan terbentuknya tim pengembangan produk yang diinisiasi oleh mahasiswa dan bekerjasama dengan masyarakat terdampak PHK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.