Riza Zulverdi: Media Tak Bisa Bertahan Sendiri di Era Digital

oleh -23 Dilihat

Jakarta – Beberapa waktu yang lalu, Wakil Pemimpin Redaksi CNN Indonesia Revolusi Riza Zulverdi menyebut bahwa industri media nasional sedang berada di titik krusial yang menentukan masa depan kualitas demokrasi Indonesia. Menurutnya, revolusi media saat ini bukan hanya soal transformasi teknologi, tetapi juga menyangkut keberlanjutan model bisnis, perlindungan jurnalisme berkualitas, serta kepastian regulasi yang adil.

“Jika negara ingin demokrasi tetap sehat, maka industri medianya harus hidup. Tidak bisa dibiarkan bertarung sendiri di tengah ketimpangan ekosistem digital,” ujarnya.

Riza menyoroti dominasi platform digital global yang menyerap sebagian besar belanja iklan, sementara perusahaan media nasional memikul beban produksi konten jurnalistik yang mahal dan berisiko tinggi. Ia mendorong pemerintah untuk menghadirkan kebijakan afirmatif, baik dalam bentuk regulasi persaingan usaha yang setara, insentif fiskal, maupun perlindungan terhadap karya jurnalistik dari praktik agregasi yang tidak adil.

Dalam konteks transisi energi, Riza juga menekankan peran strategis media dalam mengawal agenda besar tersebut agar berjalan transparan dan akuntabel. Ia menilai, perubahan menuju energi bersih membutuhkan dukungan informasi yang berbasis data dan riset, sehingga publik dapat memahami dampak kebijakan secara komprehensif. “Media menjadi jembatan antara kebijakan negara dan pemahaman publik. Tanpa pers yang kuat, narasi transisi energi bisa terseret disinformasi,” katanya.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa dukungan negara tidak boleh berujung pada intervensi terhadap kebebasan berekspresi. Baginya, prinsip independensi redaksi adalah fondasi utama jurnalisme. Negara, menurut Riza, harus hadir sebagai fasilitator keberlanjutan industri, bukan pengendali isi pemberitaan.

“Kebebasan pers adalah pilar demokrasi. Dukungan negara harus memperkuat ekosistem, bukan membatasi kritik,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku industri media, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk memastikan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjaga ruang kebebasan berekspresi.

Pernyataan Riza Zulverdi tersebut menjadi refleksi bahwa di tengah tantangan ekonomi dan transformasi digital, masa depan industri media tidak hanya ditentukan oleh inovasi internal, tetapi juga oleh keberpihakan kebijakan publik yang menjamin keberlanjutan, independensi, dan kualitas jurnalisme nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.